Mahasiswa Pascasarjana Polinela Kunjungi Perusahaan Ayam Petelur Herbal

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

31 Mei 2021 16:33 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Mahasiswa Program Studi (Prodi) Magister Terapan Ketahanan Pangan Politeknik Negeri Lampung (Polinela) kembali melakukan kunjungan industri atau praktik lapang. Kegiatan itu merupakan bagian integral dari pelaksanaan perkuliahan.

“Kunjungan industri dirancang untuk meningkatkan link and match antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kegiatan ini juga sangat sejalan dengan program unggulan Kemendikbud yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” ungkap Irmayani Noer selaku Ketua Pengelola Pascasarjana Magister Terapan Ketahanan Pangan Polinela, dalam siaran pers yang diterima Rilisid Lampung, Senin (31/5/2021).

Kegiatan yang dilakukan Kamis 27 Mei 2021 lalu itu diikuti 16 mahasiswa dan tiga dosen pengajar, yakni Siluh Putu Nuryanti, Nurhayati, dan Anung Wahyudi, didampingi Irmayani Noer. Kunjungan dilakukan ke perusahaan Ayam Petelur Farm Sekuntum Herbals, di Waybungur, Kabupaten Lampung Timur.

“Perusahaan agribisnis ini khusus memproduksi telur ayam herbal. Telur ayam herbal adalah telur ayam yang dihasilkan oleh ayam ras petelur, yang teknik budidayanya menggunakan produk-produk herbal sebagai pengganti antibiotik,” terus Irmayani.

Ramuan produk herbal (berupa campuran beberapa jenis tanaman yang berkhasiat untuk kesehatan), digunakan dengan mencampurkannya ke dalam pakan dan air minum ayam.

Rombongan praktik lapang pun mendapat sambutan yang sangat baik dari pihak perusahaan. Direktur Farm Sekuntum Herbals Waluyo menyampaikan, suatu kehormatan bagi perusahaan mendapatkan kunjungan mahasiswa magister Polinela. 

“Kunjungan ini diharapkan dapat membantu memperluas edukasi kepada masyarakat tentang pangan sehat,” ungkap Waluyo.

Selain memperoleh penjelasan teknis mengenai sejumlah kegiatan sehari-hari di perusahaan, mahasiswa juga mendapat kesempatan berdiskusi dengan pimpinan dan staf perusahaan.

“Secara umum, praktik budidaya dan proses produksi di perusahaan ini sudah berjalan sangat baik. Ditinjau dari aspek manajemen SDM, manajemen produksi, pengendalian mutu produk, biosekuriti, kesejahteraan hewan, kesehatan lingkungan, pemasaran hasil, dan lain-lain,” terus Irmayani lagi.

Kunjungan kali ini terkait dengan pelaksanaan praktik tiga mata kuliah penting, yaitu Ketahanan Pangan dan Gizi, Sistem Pertanian Organik, dan Sistem Logistik Pangan.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya