Laju Pertumbuhan Penduduk Melambat, Provinsi Lampung Memasuki Ageing Population
Tampan Fernando
Bandarlampung
Dependency Ratio merupakan perbandingan antara jumlah penduduk umur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun ke atas (keduanya disebut dengan penduduk usia tidak produktif) dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun (penduduk usia produktif).
Rasio Ketergantungan Provinsi Lampung tahun 2022 adalah sebesar 46,21 yang artinya setiap 100 penduduk usia produktif menanggung sekitar 46 penduduk usia tidak produktif.
“Angka ini menunjukkan bahwa Provinsi Lampung masih dalam fase bonus demografi, dimana penduduk usia produktif masih lebih banyak dari penduduk usia non-produktif,” jelas BPS Lampung.
Selain fenomena kependudukan seperti ageing population dan bonus demografi, dapat juga dilihat beberapa indikator kependudukan antar kabupaten/kota. Seperti jumlah penduduk, sex ratio, dan kepadatan penduduk.
Jumlah penduduk terbanyak berada di Kabupaten Lampung Tengah, namun secara kepadatan penduduk, Kota Bandarlampung masih menempati wilayah dengan kondisi terpadat.
Sedangkan untuk sex ratio di seluruh kabupaten/kota di Lampung masih di atas 100, yang artinya jumlah penduduk laki-laki masih lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk perempuan. (*)
peduduk lampung
ageing pupulation
warga lansia
BPS Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
