LLDikti Wilayah II Sebut Darmajaya Bisa Bersaing di Kancah Internasional
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Ia juga berpesan kepada lulusan untuk tetap belajar.
“Hari ini sebenarnya awal Anda mengimplementasikan apa yang kalian dapat sekian tahun di perguruan tinggi. Ada knowledge, ada skill, ada psikomotorik yang sudah didapat. Maka itu begitu selesai wisuda bukan berarti Anda berhenti belajar,” tuturnya.
Nuril juga meminta lulusan menjaga nama baik almamater. Jangan sampai saudara-saudara menciderai almamater.
“Itu yang menjadi pegangan Anda. Rasanya tidak elok kalau Anda menciderai, dari sekian lama berada di kampus ini. Maka dari itu ada dua yang harus dijaga yakni marwah perguruan tinggi dan gelar yang Anda sandang,” terangnya.
Nuril juga memuji IIB Darmajaya yang telah mengimplementasikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari program student mobility, joint research, pertukaran mahasiswa dan lainnya.
“Kalau saya sebutkan semua inovasi dan raihan prestasi yang dilakukan perguruan tinggi ini tidak akan cukup waktu sampai sore tetapi tadi sudah dibuktikan dengan adanya dua orang yang ada disini (mahasiswa asing) dan satu orang di Thailand. Bisa menunjukkan bahwa kampus ini terbaik dan tidak ada alasan lagi kalau tidak membawa kampus ini menjadi World Class University,” urainya.
Nuril menambahkan dari hal tersebut sangat memungkinkan IIB Darmajaya bersaing dalam level internasional.
“Semuanya sudah memungkinkan dan jangan heran nanti kampus ini bisa bersaing dalam tataran internasional yang lebih baik lagi,” tutupnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
