Kemendikbud Kembali Adakan Program Kreatifitas Mahasiwa
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) melalui daring digelar pada Rabu (10/2/2021) dan dibuka oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen Dikti Kemendikbud), Prof. Aris Junaidi.
Selain itu hadir sebagai pemateri Koordinator PKM Ditjen Dikti Fajar Priyautama. Kegiatan workshop juga diikuti 300 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.
Aris Junaidi mengatakan PKM ini untuk wadah meningkatkan lulusan Perguruan Tinggi. Tujuannya adalah memandu mahasiswa dan karakternya agar dapat kreatif, inovatif dalam menyusun proposal dan menghindari plagiarism.
“Mudah-mudahan dapat dijalankan dengan baik. Tahun kemarin juga kita lakukan bimbingan agar lebih paham mahasiswa dalam menyusunnya,” ungkapnya.
Untuk tahun ini, lanjut dia, adalah tahun emas bagi mahasiswa. Karena semua kesempatan untuk program kewirausahaan diberikan funding kepada mahasiswa.
Sementara, Fajar Priyautama mengatakan PKM ini untuk mendorong pola pikir ilmiah, jiwa entrepreneur, jiwa kepedulian ke masyarakat.
“Setelah mengikuti PKM pengetahuannya meningkat. Proposal nantinya akan diseleksi pada tahap 1 dan 2 serta tahap penentuan. Harus memenuhi nilai passing grade dari 1.100–1.200,” ucapnya.
Menurutnya, beberapa perguruan tinggi yang lolos Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas), mahasiswanya tidak lagi menyusun skripsi bila PKM risetnya lolos.
Fajar menerangkan proposal PKM yang dibuat harus memiliki beberapa unsur. Yakni unsur kreativitas, inovasi, orisinalitas, novelty, tepat guna, dan up to date.
Sementara Rektor IIB Darmajaya Firmansyah Y. Alfian mengatakan, workshop ini kali kedua digelar IIB Darmajaya dan didukung penuh Belmawa.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
