Kasus Covid-19 Terus Naik, Keterisian Tempat Tidur RS di Lampung Jadi Perhatian Pusat

Rilis.id

Rilis.id

Bandarlampung

14 Mei 2021 12:10 WIB
Kesehatan | Rilis ID
Ilustrasi: Rilisidlampung/Kalbi Rikardo
Rilis ID
Ilustrasi: Rilisidlampung/Kalbi Rikardo

Saat ini, tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 mencapai sekitar 23 ribu lebih. Semantara untuk ruang ICU, ada sekitar 22 ribu dan untuk pasien Covid-19 sebanyak 7.500 unit dengan tingkat keterisian ICU sekitar 2.500.

”Kapasitas RS dan ICU yang kita miliki, itu masih tiga kali lebih besar dibandingkan yang kita dedikasikan untuk Covid-19,” ujar Budi.

Dari kalkulasi ini, Menkes memperkirakan masih ada ketersediaan tempat tidur hingga dua kali lipat untuk mengantisi apabila sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus Covid-19, terutama pascalibur Lebaran 2021.

Juga apabila terdapat kekurangan permintaan tempat tidur maupun ICU, pihaknya siap melakukan relaksasi dengan mengonversi RS menjadi RS khusus Covid-19.

”Sejumlah persiapan telah kita lakukan, saya berdoa persiapan itu tidak terpakai dan tetap kosong, tapi kalau ada setidaknya kita sudah melakukan persiapan,” imbuhnya.

Selain ketersediaan tempat tidur, Kemenkes juga melakukan monitoring terhadap kapasitas tempat tidur bagi pasien Covid-19 di seluruh daerah, terutama daerah yang mengalami kenaikan kasus signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Karenanya Menkes meminta kepada seluruh kepala daerah untuk turut melakukan langkah antisipasi sekaligus pencegahan agar tidak terjadi kenaikan kasus Covid-19 yang tinggi pascalibur panjang lebaran.

Disamping aktif melakukan pendataan kapasitas RS, Kemenkes saat ini juga berupaya keras untuk menjaga ketersediaan obat-obatan serta oksigen di seluruh tanah air agar tidak terjadi kekosongan.

Menkes mengimbau kepada daerah untuk dapat menyampaikannya ke Kemenkes agar bisa segera diupayakan untuk dipenuhi. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya