Freelance'sia Milik Alvino Menangi Bantuan Modal Rp10 Juta di DSC 2021
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Meski baru pertama kalinya mengikuti Darmajaya Startup Competition (DSC) 2021, Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya dan BRInkubator, Estontiyo Alvino berhasil menjadi salah satu pemenangnya.
Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Informatika IIB Darmajaya ini berhak atas bantuan modal sebesar Rp10 juta. Alvino memenangkan DSC 2021 dengan startup Freelance'sia yang digagasnya.
Freelance'sia, lanjut dia, untuk mempertemukan freelancer (pekerja lepas) dan konsumen dalam suatu platform. “Kita menyediakan platform tersebut, bergerak di bidang jasa digital seperti desain logo, pembuatan jingle, ide cerita, dan lain lain,” ungkapnya.
Alvin merencanakan bantuan modal yang diterima akan digunakan untuk mulai mengembangkan startupnya. “Ini pertama kali saya ikut DSC yang direkomendasiin oleh dosen. Setelah dibimbing dengan dosen, Alhamdulillah saya jadi salah satu pemenang lomba DSC tahun ini,” tuturnya.
Alvino mengatakan juga, hadirnya platform Freelance'sia dapat membantu pekerja lepas yang ingin memasarkan jasanya. Setiap transaksi dari freelancer kepada konsumen akan terdapat biaya dari jasa tersebut.
Adapun sepuluh pemenang tersebut Seven Clean di bidang jasa (M. Rizki Ramadhan), Freelance’sia di bidang digital (Estontio Alfino), Noona Kimchi di bidang food (Sherli Trisnawati), Pesan Menu di bidang digital (Ahmad Jefri Andika), Kizu Paint di bidang fashion (Muhamad Almaruf Masputra), dan Yolo Game Studio di bidang digital (Winarto).
Kemudian, Servisinaja.id di bidang digital (Annisa Nur Fania), MaemMie di bidang food (Muhammad Aldo Ramadhan), Jahit.Ind di bidang digital (Lidya Intan Permatasari), dan Language.id di bidang digital (Putri Almeyda). Setiap pemenang berhak mendapatkan akses bantuan modal usaha masing-masing Rp10 juta dengan total pendanaan Rp100 juta. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
