Dosen IIB Darmajaya Sampaikan Pandangan New Normal dalam Diskusi Internasional
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Mieke Rahayu mengikuti seminar internatioanal bertema “International Seminar on University Management”, yang digelar Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) Malaysia, untuk berdiskusi antar-akademisi tentang New Normal.
Dalam kesempatan tersebut Mieke menyampaikan pandangannya dengan judul "Leadership with Head, Heart, and Hand on New Norm from Indonesian's Perspective".
Diskusi tersebut juga diikuti akademisi dari beberapa perguruan tinggi di Chief of Secretary of Ministry of Entrepreneur Development and Cooperative, Director General of Health Malaysia, Universiti Sains Malaysia, dan Universiti Malaysia Sarawak.
“Kepemimpinan itu memiliki inovasi dengan dasar kesadaran dan keyakinan melakukannya di Era New Normal ini,” ungkapnya.
Dosen Pascasarjana Prodfi Manajemen ini menerangkan leadership memiliki beberapa efek yang akan diterima oleh masyarakat. Antara lain value, belief, dan behaviour dengan menuju ke perubahan.
“Bagaimana pemimpin juga dapat mengelola sesuatu yang baru serta dapat memotivasi setiap individu. Seperti pekerja ataupun karyawan mengikuti leadership dari pimpinan,” tuturnya.
Kepemimpinan, lanjut dia, harus visioner, terbuka dan menanggapi feedback dalam berkomunikasi.
“Ketika perubahan terjadi maka harus mengikuti perubahan tersebut dengan beradaptasi secara langsung. Karena perubahan merupakan bagian dari masa depan,” imbuhnya.
Mieke mencontohkan di Indonesia dengan adanya startup pembelajaran seperti Ruangguru. Begitu juga dengan muncul startup yang lain dan e-commerce seperti halodoc, blibli, bukalapak, tokopedia dan lainnya.
“Sehingga, dengan adanya perubahan ini harus menerima untuk menjalaninya di Era New Normal,” ujarnya.
IIB Darmajaya
mahasiswa
kerjasama
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
