Dosen IIB Darmajaya Bahas Pengembangan Teknologi Keuangan Non Bank di UEL

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

7 Mei 2021 17:13 WIB
Pendidikan | Rilis ID
FOTO: ISTIMEWA
Rilis ID
FOTO: ISTIMEWA

RILISID, Bandarlampung — Dosen Program Studi Akuntansi Institut Swasta Terbaik di Indonesia, IIB Darmajaya, Ulfah Tika Saputri mengisi kuliah tamu dalam visiting lecture di University Economics and Law (UEL) Vietnam, Rabu kemarin.

Ulfah Tika Saputri, memaparkan materi dengan topik Technology and Development of Non Banking Financing kepada mahasiswa dan mahasiswi UEL Vietnam secara daring. Ia menjelaskan lembaga keuangan saat ini telah bertranformasi dengan adanya teknologi.

“Bank-bank besar di Amerika sangat ketat dalam memberikan pinjaman. Lembaga pembiayaan non-bank dapat menyetujui hingga 71 persen pinjaman, berbeda dengan bank besar yang hanya 58 persen,” ungkapnya.

Dengan fakta tersebut, lanjut dosen muda ini, pemberian pinjaman yang disetujui dari pembiayaan non-bank lebih mudah daripada pinjaman bank lama atau pinjaman bank tradisional.

“Banyak UMKM ataupun perusahaan rintisan mendapatkan pinjaman dari non-bank dengan P2P Lending yang aksesnya mudah, fleksibel dengan persyaratan, dan efisien. P2P Lending merupakan penyelenggara layanan jasa keuangan yang menghubungkan pemberi pinjaman dan penerima pinjaman,” bebernya.

Ia mencontohkan pada salah satu startup SoFi.

“Startup ini awalnya berfokus pada refinancing pinjaman mahasiswa, tetapi telah berkembang hingga mencakup refinancing pinjaman hipotek, dan pinjaman pribadi. Pada 2019, SoFi menutup putaran pendanaan $500 juta yang dipimpin oleh Otoritas Investasi Qatar karena menimbulkan ancaman bagi bank-bank lama,” tuturnya.

Menurut Ulfah, P2P Lending memiliki keuntungan dengan fleksibilitasnya.

“Banyak dari pemberi pinjaman ini fokus pada sektor pasar yang seringkali tidak disetujui oleh bank-bank besar,” ucap Ulfah menjawab salah satu pertanyaan mahasiswa.

Sementara, Kepala UPT Kerja Sama dan Hubungan Internasional IIB Darmajaya Muhammad Dwiyan Aditiya mengatakan, visiting lecture merupakan program kemitraan antara IIB Darmajaya dengan UEL Vietnam.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya