Dampak El Nino, Harga Bumbu Dapur di Lambar Naik
Ari Gunawan
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Fenomena el nino yang terjadi di Kabupaten Lampung Barat (Lambar), mengakibatkan kenaikan harga sejumlah komoditas pertanian khususnya bumbu dapur.
Safriyadi (33) petani sekaligus agen sayuran di Lekon Sukarame, Kecamatan Balik Bukit, membenarkan naiknya harga cabai dan bawang.
"Harganya naik berangsur-angsur setiap minggunya," ujar Safri, Rabu (30/8/2023).
Meskipun harga naik, masyarakat tetap ada yang membeli. Karena cabai dan bawang ini merupakan salah satu kebutuhan pokok.
"Kalau dulu belinya sekilo sekarang jadi setengahnya," imbuhnya.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Lambar Tri Umaryani melalui Kabid Perdagangan Heriyanto, membenarkan kenaikan harga cabai dan bawang tersebut.
Menurut Heri, salah satu faktor melonjaknya harga cabai dan bawang di Lambar lantaran adanya fenomena el nino.
"Kenaikannya terjadi secara nasional dan bukan hanya di Lambar saja," kata Heri.
Heri mengungkapkan, untuk cabai merah besar saat ini berada dikisaran Rp40 ribu per kg dari harga sebelumnya Rp35 ribu per kg. Lalu untuk cabai merah keriting harga sebelumnya Rp35 ribu per kg naik menjadi Rp45 ribu per kg.
Harga bawang bombay berada di kisaran harga Rp35 per kg dari sebelumnya Rp 30 ribu per kg dan harga bawang putih kating saat ini mencapai Rp 45 ribu per kg dari harga sebelumnya yakni Rp35 ribu per kg.
Fenomena El Nino
kenaikan harga
Cabai dan bawang
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
