Baru Dilantik, Perempuan PGRI Metro Langsung MoU Cegah Perundungan Pelajar
Adi Herlambang Saputra
Metro
RILISID, Metro — Perempuan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PPA Polres Metro.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi perundungan pada anak di lingkungan pendidikan di Kota Metro.
Ketua Perempuan PGRI Kota Metro, Atut Dwi Sartika, mengatakan setelah MoU tersebut mereka akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.
Sebab, hal ini penting bagi anak-anak. Mereka harus segera disadarkan bahwa perundungan memiliki dampak buruk bagi korban.
"Dan tugas kami bersama PPA Polres Metro untuk keliling sekolah mennsosialisasikan tentang perundungan,” kata dia usai dilantik di kantor aula Dinas Pendidikan setempat, Rabu (7/9/2022).
Ia menegaskan setelah pelantikan ini dirinya akan melakukan lokakarya pada masing-masing bidang di pengurusan.
“Nanti kita merumuskan program kerja. Di situlah kita nanti antar bidang untuk menentukan apa program kerja dari usulan dari bidang tersebut,” jelasnya.
Atut juga mengatakan bahwa sebagai tenaga pendidik, perempuan harus berdaya. Sebab, memiliki kontribusi dan dedikasi pada lingkungan, terutama di bidang pendidikan.
Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, Suwandi, mengatakan perempuan PGRI merupakan mitra bagi intansi yang dipimpinnya.
Ia berharap setelah dilantik perempuan PGRI Metro memiliki kontribusi pada pendidikan di Metro.
Perempuan PGRI Metro
Cegah Perundungan Anak di Sekolah
MoU dengan PPA Polres Metro
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
