Ratusan Dosen Siap Tingkatkan Kompetensi Melalui Short Course di UIN RIL
Fi fita
Bandar lampung
Pelatihan ini diikuti oleh 86 peserta dari UIN RIL, 65 peserta dari UIN Jurai Siwo Metro Lampung, 199 peserta dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), serta 6 peserta dari Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Jinarakkhita Lampung.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN RIL, Bambang Irfani, Ph.D., menyampaikan, pelaksanaan PKDP 2025 dibagi dalam tiga batch.
Masing-masing batch terdiri dari tiga angkatan. Setiap batch akan berlangsung selama tujuh hari, terdiri dari dua hari pertemuan tatap muka (offline), satu hari jeda, dan empat hari pembelajaran daring (online) melalui platform Zoom.
Batch pertama dilaksanakan pada 21–27 Juli, batch kedua pada 23–29 Juli, dan batch ketiga pada 25–31 Juli 2025.
Pelaksanaan tatap muka akan berlangsung di Gedung Research & Academic Center UIN RIL.
Tiga ruang pelatihan yang digunakan yakni Ruang Sidang Senat lt 8, Theater Room lt 2, dan Meeting Room 2 lt 1.
Kegiatan ini, ungkap Bambang, turut melibatkan 191 pemateri, yang terbagi menjadi tiga peran utama yaitu narasumber saat In Service Course (ISC-I), mentor saat On The Job Course (OJC), dan evaluator pada In Service Course tahap II (ISC-II).
Materi pelatihan terbagi dalam tiga tahapan utama. Tahap pertama adalah In Service Course (ISC-I) yang berfokus pada penyampaian kebijakan pendidikan, pendekatan dan strategi pembelajaran, pengembangan karir dosen, moderasi beragama, serta integrasi keilmuan khas PTKI.
Tahap kedua, On The Job Course (OJC), berupa pembimbingan teknis dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pembuatan instrumen penilaian, pembuatan video pembelajaran, dan draft artikel ilmiah.
Sedangkan tahap ketiga adalah ISC-II yang mencakup evaluasi terhadap video praktik mengajar dan penilaian draft artikel ilmiah para peserta.
Uin ril
universitas islam negeri lampung
mahasiswa islam negeri lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
