3 Larangan Waktu Tidur dalam Primbon Jawa, Jangan Pernah Melanggarnya Bisa Berbahaya dan Fatal!

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Jakarta

25 November 2023 10:20 WIB
Ragam | Rilis ID
3 Larangan Waktu Tidur dalam Primbon Jawa, Jangan Pernah Melanggarnya Bisa Berbahaya dan Fatal!/ ( Pixabay.com / @StockSnap)
Rilis ID
3 Larangan Waktu Tidur dalam Primbon Jawa, Jangan Pernah Melanggarnya Bisa Berbahaya dan Fatal!/ ( Pixabay.com / @StockSnap)

RILISID, Jakarta — Berdasarkan ilmu titen kejawen ada larangan berbahaya tentang waktu tidur khususnya di pulau jawa.

Nenek moyang zaman dahulu mengatakan bahwa ada masa tidur paling berbahaya yang diturunkan dari generasi ke generasi ke keturunan. Dikatakan bahwa saat yang paling berbahaya ketika akan tidur adalah saat terjadi perubahan dimensi dunia gaib dengan dunia nyata di dekatnya.

Waktu-waktu ini dianggap paling berbahaya untuk tidur, oleh karena itu masyarakat Jawa sangat tidak menganjurkan untuk membiasakan tidur pada jam-jam tersebut.

Dikutip Rilis.id dari Channel Youtube Fitka mengungkap 3 larangan waktu tidur yang sebaiknya dihindari karena berkaitan dengan hal mistis dan kondisi fisik seseorang.

 “Kalau jaman dulu mbah dulu menyarankan jangan tidur di waktu tertentu, adalah waktu berbahaya karena bisa berkaitan dengan hal mistis atau dengan tubuh seseoang saat tua kelak,” ujarnya.

1.  Pagi

Umat Islam tidak bisa tidur setelah sholat subuh. Karena ada pepatah yang mengatakan bidadari memberi keberuntungan, jika anda tidur maka keberuntungan anda akan berhubungan dengan keberuntungan ayam.

 “Hal ini untuk membantu kita agar tidak bermalas-malasan sekaligus menghindari rasa lemas dan lelah saat tidur pagi,” ujarnya.

2. Setelah Ashar

Saat Ashar hendak terbenam, biasanya saat bangun tidur orang akan merasa pusing.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

3 Larangan Waktu Tidur

primbon jawa

berbahaya

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya