120 Peserta Ikuti Literasi Qur’an Ramadhan, Bunda Literasi Lampung Tekankan Transformasi Spiritual
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Sebanyak 120 peserta mengikuti kegiatan Literasi Qur’an Ramadhan 1447 H yang digelar di Mushola Nuwa Baca Zainal Abidin, Pagaralam, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan ini dibuka langsung Bunda Literasi Provinsi Lampung, Wulan Purnama Sari Mirza,
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai momentum transformasi spiritual, bukan sekadar agenda seremonial.
Kegiatan yang diikuti siswa-siswi SMA sederajat di Bandar Lampung ini berlangsung selama tiga hari, 3–5 Maret 2026.
Para peserta mendapatkan pembinaan intensif melalui kajian Al-Qur’an, literasi Islami, serta penguatan karakter di bulan suci.
Batin Wulan—sapaan akrabnya mengapresiasi seluruh pihak yang berkolaborasi menyukseskan Dauroh Qur’an tersebut. Ia berharap interaksi dengan Al-Qur’an tidak berhenti setelah Ramadhan berakhir.
“Kami berharap Dauroh Qur’an ini tidak hanya dilakukan pada bulan Ramadhan saja, tetapi pasca-Ramadhan juga terus dijaga interaksi dengan Al-Qur’annya,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadhan adalah bulan pendidikan dan pembinaan akhlak. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya diajak membaca, tetapi juga mentadabburi, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyoroti tantangan di era digital. Akses terhadap Al-Qur’an kini semakin mudah bagi generasi muda, namun persoalan degradasi moral dan krisis adab tetap menjadi perhatian.
Bunda Literasi Lampung
literasi Quran
perpustakaan Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
