Pionir Tempe Mendoan di Metro, Jajanan yang Hampir Wajib saat Kongkow
Adi Herlambang Saputra
Metro
Konsumen Pojok Mendoan dikatakan Neni berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari Mahasiswa, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga Tenaga Kesehatan (Nakes).
"Langganan kami paling banyak itu rata-rata dokter di RSUD Ahmad Yani, RS Mardi Waluyo, ada juga dari adik-adik mahasiswa yang beli," terangnya.
Harga yang ditawarkan pun cukup ramah di kantong Mahasiswa. Dengan merogoh kocek sebesar Rp15 ribu sudah bisa mendapatkan 1 porsi tempe mendoan sebanyak 12 potong tempe.
"Harganya untuk satu porsi Rp15 ribu, ada pilihan sambal kecap dan sambal geprek untuk pendamping mendoan," ujar Neni.
"Kami juga selain tempe mendoan ada tahu aci dan cireng, jadi sesuai selera bisa juga dicampur untuk 1 porsi berisi mendoan dengan cireng maupun tahu aci," lanjutnya.
Neni mengungkapkan saat ini pihaknya masih berjualan secara daring atau online melalui aplikasi penyedia makanan.
"Saat ini kami masih melalui online melalui aplikasi penyedia makanan, tinggal ketik di mesin pencarian dengan nama Pojok Mendoan," ucapnya.
"Untuk lokasinya kami ada di Jalan Ahmad Yani Gang Asem Regel Nomor 32 Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur," pungkasnya.(*)
Tempe Mendoan
Berita UMKM
Berita Lampung
Berita Metro
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
