Wow! Beredar di Medsos Percakapan Viral Diduga Libatkan Ibu dari Admin Silon di Lamtim

Muklis

Muklis

Lampung Timur

5 September 2024 10:34 WIB
Politika | Rilis ID
Ilustrasi
Rilis ID
Ilustrasi

RILISID, Lampung Timur — Sebuah percakapan dalam bahasa Jawa antara seorang laki-laki dan perempuan yang diduga merupakan ibu dari admin Sistem Informasi Pencalonan (Silon), mendadak menjadi sorotan di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Kamis (5/9/2024). 

Percakapan tersebut pertama kali beredar di berbagai platform media sosial yang salah satunya yakni WhatsApp dan menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat.

Berikut adalah terjemahan percakapan tersebut saat laki-laki itu menanyakan apakah ponsel anak perempuan yang diduga adalah admin Silon, sering dalam keadaan mati.

Kemudian dijawab sang ibu bahwa ponsel anaknya jarang mati, tetapi hari ini dimatikan karena perintah dari pihak tertentu.

"Iya, HP anakku saat ini disuruh matiin semua, dua-duanya mati lho, Pak," ujar perempuan tersebut.

Laki-laki tersebut kemudian menanyakan kapan anaknya meninggalkan rumah, dan sang ibu menjelaskan bahwa hal itu terjadi setelah seorang teman dari anaknya menelepon. 

Dalam percakapan itu, ibu menyebutkan bahwa anaknya, berada dalam situasi yang mengkhawatirkan karena terancam oleh dua kubu, yakni pihak Pak Dawam dan pihak Mbak Nunik.

"Temannya Wulan telepon saya, katanya minta didoakan karena Wulan dan Aris terancam dari kedua belah pihak, Pak," tambahnya.

Percakapan semakin mengarah ke dugaan keterlibatan politik ketika ibu tersebut mengungkapkan bahwa Aris diminta oleh pihak Mbak Nunik untuk memastikan bahwa data yang ada di Silon tidak bisa dibuka.

"Kan dulu Aris yang ngurusin datanya Pak Dawam, Pak," lanjut perempuan itu.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Percakapan viral

admin silon

Lamtim

medsos

Pilkada Lamtim

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya