Cerita Noverisman Subing Mundur Sebagai Kader Karena Dinasti Politik di PKB
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Mantan Kader PKB Noverisman Subing akhirnya angkat bicara, alasan dirinya mundur sebagai kader PKB Lampung.
Politisi senior yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Lampung Timur ini mengaku tak lagi sejalan dengan sikap kepemimpinan Chusnunia Chalim atau yang akrab disapa Nunik tersebut.
"Saya bukan dipecat, tapi saya mengundurkan diri," katanya.
Kanjeng Nover sapaan Noverisman Subing, mengungkapkan, di bawah kepemimpinan Nunik sebagai Ketua DPW PKB, partai tidak lagi mementingkan kapasitas kualitas dari para kader yang lama berjuang.
Melainkan, Nunik dinilai lebih mementingkan keluarga dan sanak familinya. Terutama, dalam hal penyusunan calon anggota legislatif (Caleg).
Misalnya, Iparnya yang ditetapkan caleg DPRD Lampung Dapil 8, meski hal ini sudah ditentang oleh para Kiyai dan kader.
"Tetapi, tetap saja, seluruh nomor strategis diisikan oleh keluarganya," ungkapnya.
Bahkan, di Pilkada calon-calon bupati yang diturunkan adalah "Bupati kandungan", artinya bukan lagi bicara kapasitas tetapi biologis yang dipikirkan.
Bahkan, pemecatan terhadap Caleg DPRD Lampung Binti Amanah tidak lagi melewati jalur komunikasi ke yang bersangkutan.
"Saya ditelpon oleh mbak Binti, dia mengaku tidak pernah diajak komunikasi oleh partai soal pemecatan tersebut," katanya.
Noverisman Subing
PKB Lampung
Dinasti Politik
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
