Zulhas Sebut yang Nilai Kinerja Prabowo Tak Punya Etika, Sindir Anies?

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

11 Januari 2024 14:30 WIB
Politika | Rilis ID
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat menyampaikan sambutan dikonsolidasi relawan bersama Prabowo di Lampung, Kamis (11/1/2024). Foto: Sulaiman
Rilis ID
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat menyampaikan sambutan dikonsolidasi relawan bersama Prabowo di Lampung, Kamis (11/1/2024). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Ketua Umum PAN Zulkfli Hasan (Zulhas) menyebut orang ini yang menilai kinerja Prabowo Subianto sebagai menteri pertahanan (Menhan) dengan nilai 11 dari 100 tidak punya etika.

Hal ini diungkapkan Zulhas saat mendampingi Prabowo Subianto dalam konsolidasi bersama relawan Lampung di Gedung Graha Wangsa, Kamis (11/1/2024).

Diketahui pada debat Capres ke 3 beberapa waktu lalu, dua Paslon Capres yakni Anies Rasyid Baswedan dan Ganjar Pranowo memberi nilai atas kinerja Prabowo.

Ganjar Pranowo memberi nilai 5 atas kinerja Prabowo sebagai Menahan, sementara Anies memberi nilai 11 dari 100.

Zulhas mengatakan, Kemarin (pada debat Capres) ada orang yang menilai kinerja Pak Prabowo dengan nilai 11 dari 100, itu pantas tidak saudara, punya etika tidak menilai hal seperti itu?

"Maaf pak Prabowo, ini sudah saya tahan-tahan," ujarnya.

Zulhas mengatakan, tapi tidak perlu khawatir, semakin Prabowo di rendahkan, rakyat akan meninggikan, bila Prabowo dihina, maka rakyat akan lebih menghormati.

"Barang siapa yang menghina, maka hinalah dirinya sendiri," katanya.

Zulhas menegaskan, Prabowo tidak pernah mau menjelekan orang lain, itulah akhlak Prabowo capres dari Koalisi Indonesia Maju.

"Insyallah 2024 akan terpilih menjadi presiden. Apapun kata orang, kami Partai pendukung seluruh Indonesia setia terhadap Prabowo," katanya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sulaiman
Tag :

Zulkifli Hasan

Prabowo Subianto

Anies Baswedan

Etika

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya