Tjahjo Kumolo: Parpol Jangan Saling Bajak-Membajak Kader

Sukma Alam

Sukma Alam

28 November 2017 09:15 WIB
Elektoral | Rilis ID
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.
Rilis ID
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILISID, — RILIS.ID, Surabaya— Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo mengimbau partai politik menghindari pembajakan kader untuk dicalonkan sebagai kepala daerah dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

"Buat apa ada kaderisasi, pendidikan dan pelatihan calon kepala daerah yang nantinya menjadi kebanggaan jika partai politik melakukan aksi bajak-membajak," ujar Tjahjo ketika ditemui usai membuka Rapimnas KPU RI dengan KPU Provinsi se-Indonesia di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (27/11/2017).

Menurut Tjhajo, membangun koalisi antar partai politik sah-sah saja, namun jika etika tidak dijaga maka merusak tatatnan demokrasi.

"Soal partai politik mau mengambil (kader) itu sah-sah saja. Tapi kan kembali ke individu yang bersangkutan," ucap Tjhajo.

Mantan Sekjen PDIP ini berpesan pada Pilkada serentak 2018 tidak ada praktik politik uang, serta Bawaslu dan kepolisian bertindak tegas jika menemukan kampanye mengarah ke konflik.

"Jangan malah berkampanye dengan ujaran kebencian, memainkan isu SARA, fitnah dan yang mendekati perpecahan. Harus adu program dan konsep bagaimana membangun daerah," tandas Tahjo,

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya