Tangkal Politik Uang, PWI Mesuji Gelar Focus Group Discussion
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
Diamini Sekretaris P3KM, Agus Salim Harahap, ia menyebutkan politik uang adalah kekejian yang merusak moral bangsa.
“Apa yang kita mau bilang ke generasi ini kalau tidak kita ingatkan sekarang kalau politik uang itu mother of corruption. Suap itu bukan hal biasa. Itu haram secara agama. Baik yang memberi maupun yang menerima, neraka jahanamlah bagiannya,” ujarnya.
Ketua DPRD, Elfianah juga setali tiga uang. Mengatakan jika semua yang hadir dalam diskusi tersebut harus komitmen untuk tidak menggunakan politik uang dalam kampanye atau merebut hati pemilih.
“Ayo, kita sepakat, siapa yang pakai uang untuk menjadi dewan atau bupati jangan pilih. Pilih yang sudah berbuat bagi masyarakat selama ini,” ungkapnya.
Sedangkan Ketua PPP Mesuji, Fajarullah, menyampaikan jika pada akhirnya semua pihak terlebih peserta harus benar-benar memberikan pilihan kepada konstituennya bukan berupa barang apalagi uang. Tetapi sebuah gagasan ide yang pasti dapat dipertanggungjawabkan kedepannya. Usai memberi tanggapan, karena berlatar belakang sastrawan ia menyempatkan membacakan puisi dadakan yang dibuat dalam acara tersebut.
Moderator diskusi, Juan Santoso (Wanhat PWI Mesuji), sejak Pukul 23.00 akan mengakhiri FGD tersebut. Namun animo peserta diskusi yang begitu semangat. Akhirnya diskusi baru bisa diakhiri Pukul 24.00 dini hari.
Dalam kesimpulannya, Juan menyebutkan jika pemilih cerdas adalah keniscayaan. Jika semua elemen bergerak bersama untuk mengawal pesta demokrasi itu dengan memberikan edukasi kepada masyarakat agar memilih bukan karena uang tetapi karena ide dan gagasan para calon. Sehingga Kabupaten Mesuji kedepan akan muncul pemimpin yang berkualitas karena dipilih dari hasil pemilih cerdas.
Akhir dari peteremuan itu disepakati, akan dibentuk relawan yang membangun jaringan sampai tingkat desa, untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak menerima pemberian uang (money politik) dalam pemilu yang akan datang. (*)
politik uang
PWI
Mesuji
KPUD
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
