Survei: Yossi-Aries Unggul di Pilkada Bandung 

Sukma Alam

Sukma Alam

Bandung

28 Mei 2018 10:31 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: Hafidz Faza

RILISID, Bandung — Lembaga survei Indonesia Strategic Institute (INSTRAT) melakukan survei jelang Pilkada Kota Bandung 2018. Hasilnya, elektabilitas pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bandung nomor urut dua yakni Yossi Irianto-Aries Supriatna, unggul dari calon lainnya. 

"Hasil menarik didapati pada perolehan potensi elektabilitas pasangan calon yang berkompetisi, yaitu Yossi Irianto-Aries Supriatna, 29,77 persen, disusul Oded M Danial-Yana Mulyana, 29,09 persen dan Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat, 27,27 persen," kata Sidrotun Naim, Dewan Pakar Instrat dalam siaran persnya, Senin (28/5/2018).

Kemudian golput 1,14 persen dan tidak jawab/belum menentukan pilihan, 12,73 persen, tambah Naim.

Sementara itu, kata Sidrotun, untuk popularitas calon kepala daerah yang berlaga di Pilkada Kota Bandung 2018 ialah sebagai berikut, sosok Nurul Arifin masih memuncaki bursa popularitas sebesar 89,3 persen, disusul dengan Oded M Danial sebagai petahana di 83,6 persen, Yossi Irianto 70,9 persen, Yana Mulyana 56,8 persen, Chairul Yaqin Hidayat 52,9 persen, dan Aries Supriatna 51,4 persen.

"Dari data elektabilitas di atas maka tidak ada satu pun pasangan calon yang dominan. Juga tidak bisa ditentukan siapa yang sedang memimpin karena ketiganya di dalam rentang margin error," kata dia.

Survei ini dilakukan dengan pengumpulan data berbasis wawancara terstruktur face to face ke responden dengan usia minimal responden 17 tahun atau sudah menikah (jika kurang 17 tahun), rentang pengambilan data 12-15 Mei 2018, multistage random sampling, meliputi 30 kecamatan di Kota Bandung. Jumlah responden sebanyak 440 orang, dengan margin of error sebesar lebih kurang 4,6 persen.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya