Singgungan soal Lahan Prabowo, Jadi Bumerang Untuk Jokowi
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Pernyataan Jokowi mengenai pengembalian Hak Guna Usaha (HGU) lahan di Sentul dua hari lalu dinilai bisa menjadi bumerang untuk capres inkumben itu sendiri. Pasalnya, banyak dilingkaran Jokowi lah yang menguasai lahan HGU.
"Saya kira bumerang itu. Kita juga berharap kok tanah itu untuk rakyat nantinya. Untuk sebesar-sebesarnya kemakmuran rakyat," ujar Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/2019).
Kendati demikian, Fadli menilai, sejauh ini belum ada rencana Prabowo Subianto untuk mengembalikan lahan HGU yang dia kelola di Aceh dan Kalimantan.
"Enggak ada tuh. Kan Pak Prabowo pernyataannya kalau negara membutuhkan. Sekarang nih kalau membutuhkan buat dulu Perppu-nya. Semua dong. Kita bagi-bagiin saja tanah untuk petani. Tanah untuk petani," pungkasnya.
Diketahui setelah debat capres, Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi kembali menyinggung soal lahan Prabowo Subianto dalam acara pidato kebangsaan atau Konvensi Rakyat bertajuk "Optimis Indonesia Maju" di Sentul International Convention Center, Jakarta pada Ahad malam, 24 Februari 2019.
Jokowi menyinggung soal lahan Prabowo seusai menyampaikan janjinya akan melanjutkan program pembagian tanah hutan sosial untuk rakyat. Ia juga menyinggung bahwa ada penguasa lahan yang ingin mengembalikan tanah konsensi dalam jumlah besar.
"Jika ada yang mau mengembalikan tanah konsesi yang besar ke negara, saya tunggu," ujar Jokowi dengan suara meninggi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
