Shoibul Iman: Caleg PKS Punya Magnet Luar Biasa

Sukma Alam

Sukma Alam

Depok

15 Oktober 2018 10:59 WIB
Elektoral | Rilis ID
Rilis ID

RILISID, Depok — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, meminta seluruh kadernya bersiap siaga untuk mencapai target partai papan atas di Pemilu 2019 nanti. 

"Waktu kita kurang dari 200 hari lagi, saya berharap kita sudah bersiap siaga, kalau bisa sudah pasang di gigi tiga atau empat untuk bergerak," ungkap Sohibul Iman dalam acara Konsolidasi Pemenangan Nasional PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Minggu (14/10/2018) kemarin.

Sohibul percaya, Caleg PKS memiliki kualitas yang baik untuk bersaing. "Selain melakukan konsolidasi, kami akan memberikan pembekalan kepada mereka, agar para caleg kita dapat efektif bekerja di lapangan," katanya.

"Melihat fenomena survei pada pemilu-pemilu sebelumnya, kami percaya bahwa caleg-caleg PKS memiliki daya magnet luar biasa," ujarnya dalam siaran pers PKS.

Melihat hal tersebut, Sohibul optimistis PKS akan capai target 12 persen suara pada pemilu 2019. Hal yang senada juga disampaikan oleh Ketua Tim Pemenangan Pemilu (TPP) Pusat PKS Chairul Anwar.

"Kita sudah melalukan pemilu empat kali, pertama pemilu tahun 1999, kita memperoleh suara satu koma, kemudian pemilu 2007 kita memperoleh 7 persen, pemilu 2008 kita memperoleh delapan juta suara pemilu 2014 juga. InsyaAllah kalau melihat hasil setelah diadakan pelatihan, optimistis kita capai target 12 persen," terang Chairul.

Akan tetapi, Chairul meminta agar seluruh struktur dan Caleg tidak mengurangi performanya untuk mendekati dan memperkenalkan diri kepada masyarakat.

"Kita akan terus meminta kepada para caleg dan struktur kita untuk terus memasarkan dirinya dan partai, berdasarkan kajian kami, ini cukup efektif untuk pemenangan," lanjut Chairul.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya