Santri dan Kiai Gelar Doa, Minta Pelaku Money Politics Didiskualifikasi
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Doa-doa dilantunkan ratusan kiai bersama santri di depan sentra Gakkumdu Lampung, Jalan Sudirman, Jumat (13/7/2018). Ini bentuk keperihatinan terhadap Pilgub Lampung yang ternoda dengan maraknya dugaan money politics.
”Kami tidak mau berdiam diri dengan kemungkaran,” ucap ustaz Sholeh, mengatasnamakan perwakilan para kiai, habib dan para santri yang datang dari berbagai pondok pesantren di Lampung.
Istighosah dan doa bersama, sambung Sholeh sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat lainnya yang telah melakukan unjuk rasa. Para saksi telah dihadirkan, mengungkapkan bukti lewat kesaksiannya atas money politics.
”Selain teman-teman sudah ikhtiar, tentunya kami berdoa agar yang zalim didiskualifikasi,” tuturnya.
Ia berharap, Bawaslu maupun Gakkumdu berdiri di atas kebenaran. Menegakan UU 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.
”Jangan sampai esensi dari UU itu hanya sebatas slogan saja. Kami panjatkan doa kepada Allah SWT mudah-mudahan dalam sidang Gakkumdu, melahirkan keadalian. Diskualifikasi calon curang dan dan kami minta pilgub diulang,” pungkas Sholeh. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
