SBY-Prabowo Bertemu, Ini Format Capres-Cawapres Usulan PAN

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

25 Juli 2018 14:16 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Partai Amanat Nasional (PAN) mendorong Partai Gerindra bersama mitra koalisinya segera menetapkan pasangan capres-cawapres usai pertemuan Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bahkan, PAN juga mengusulkan tiga opsi dalam menetapkan capres-cawapres tersebut. 

"Terkait calon yang bisa diusung, menurut saya, bisa dari tiga sumber. Pertama, pasangan capres dan cawapresnya dari koalisi parpol. Kedua, pasangan capres dan cawapresnya satu dari parpol dan satu lagi dari luar parpol. Ketiga, pasangan capres dan cawapresnya berasal dari luar parpol," kata Wasekjen DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay kepada rilis.id, Rabu (25/7/2018). 

Dari ketiga opsi itu, lanjut Saleh, pilihan ketiga justru lebih menarik untuk diusung oleh partai politik koalisi Gerindra. Yakni, lanjut dia, memilih dua tokoh di luar parpol untuk diusung menjadi capres-cawapres di Pilpres 2019 nanti. 

"Apalagi, dalam pilpres yang akan datang targetnya adalah kemenangan. Karena itu, sedapat mungkin harus dicari petarung yang siap segalanya untuk mengalahkan petahana," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu menegaskan, rencana koalisi Demokrat dengan Gerindra menambah semangat bagi parpol yang juga mendekat ke partai berlambang burung Garuda itu, salah satunya PAN. Dirinya berharap, pertemuan antara SBY-Prabowo itu segera ditindaklanjuti dengan konsolidasi bersama antara Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

"Agendanya menuntaskan penetapan capres dan cawapres serta kesepakatan-kesepakatan lain yang mengiringinya," tegasnya. 

Dia menilai, kesepakatan-kesepakatan yang akan dicapai oleh keempat partai itu dalam menghadapi Pilpres 2019 memang tidak mudah. Namun, dirinya yakin bahwa Demokrat akan terbuka dengan berbagai kemungkinan yang nantinya diusulkan oleh sejumlah parpol koalisi tersebut. 

"Apa pun ceritanya, Demokrat sangat wellcome dalam koalisi ini. Mereka akan menjadi semangat dan energi baru bagi kami. Mudah-mudahan saja, Demokrat juga bisa semakin mencairkan komunikasi yang selama ini terkesan agak tersendat," pungkasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya