Rapid Test 12 PPS dan PPK Bandarlampung Reaktif, Pusat Sarankan Swab
Anonymous
BANDARLAMPUNG
RILISID, BANDARLAMPUNG — Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto angkat bicara terkait 12 anggota PPK dan PPS di Bandarlampung yang hasil rapid test-nya reaktif.
"Semoga tidak jatuh sakit. Hati hati, patuhi protokol kesehatan. Jalankan saja dengan baik. Sebaiknya isolasi mandiri dan 7-10 hari lagi swab," kata Achmad Yurianto kepada Rilis Lampung, Sabtu (27/6) malam.
Diketahui, sebanyak 12 penyelenggara pemilu di Bandarlampung hasil rapid tesnya reaktif.
Anggota KPU Bandarlampung, Ferry Triatmojo mengatakan, 12 orang penyelenggara pilkada itu terdiri dari anggota PPK dan PPS serta sekretariat PPS.
"Seluruhnya istirahat 14 hari. Nggak hafal (PPK dan PPS mana aja). Datanya ada sama ketua dan sekretaris. 12 orang tersebut terdiri dari laki - laki dan perempuan dan saat ini isolasi mandiri di rumah," kata Ferry kepada Rilis Lampung, Sabtu (27/6).
Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung, Edwin Rusli saat dikonfirmasi Rilis Lampung membenarkan bahwa 12 anggota PPK dan PPS hasil rapid tesnya reaktif.
"Sepertinya begitu, maka kita akan rapid ulang. Jika masih reaktif akan di swab sesuai protokol kesehatan. Semua yang reaktif sudah di isolasi mandiri dan kita pantau kesehatannya. Mereka terlihat sehat, jadi tidak perlu perawatan," kata Edwin Rusli, sabtu (27/6). (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
