Prabowo Bisa Jadi King Maker bila Syarat Ini Tak Dipenuhi

Sukma Alam

Sukma Alam

Jakarta

18 Juli 2018 13:33 WIB
Elektoral | Rilis ID
Prabowo Subianto (tengah). FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetiyo
Rilis ID
Prabowo Subianto (tengah). FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetiyo

RILISID, Jakarta — Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Ade Reza Haryadi, meyakini Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak akan berakhir sebagai "king maker" atau tidak maju dalam Pilpres 2019.

"Kemungkinan Prabowo jadi king maker itu bisa saja terjadi jika Gerindra gagal membangun koalisi yang efektif dan tidak mendapatkan cawapres yang bisa mendongkrak elektabilitas. Namun, sinyal tersebut belum terlihat," kata Ade Reza, di Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Dia menilai, aktif melakukan konsolidasi yang dilakukan Prabowo belakangan ini justru dapat dimaknai sebagai upaya pemantapan konsolidasi politik guna mendukung langkah mantan Danjen Kopassus itu dalam Pilpres 2019.

Selain itu, menurutnya, Prabowo masih menjadi pesaing paling potensial untuk Joko Widodo (Jokowi), sehingga besar kemungkinan Prabowo kembali maju dalam Pilpres 2019.

"Harus diakui, hingga hari ini Prabowo masih berada dalam posisi pesaing paling potensial bagi Jokowi dalam Pilpres 2019. Masih besar kemungkinan bagi Prabowo untuk tetap maju sebagai capres," tandasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya