Politisi Demokrat Ini Sindir Deddy Mizwar Lewat Twitter 'Saya Tetap Pilih Setia'

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

29 Agustus 2018 18:54 WIB
Elektoral | Rilis ID
Politisi Demokrat, Deddy MIzwar. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Politisi Demokrat, Deddy MIzwar. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Politisi Demokrat, Sartono Hutomo, menyindir Deddy Mizwar yang dinilai tidak mengikuti arahan partai untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pasalnya, Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat itu telah didapuk menjadi salah satu juru bicara Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019 nanti.

"Dalam politik konon tidak ada loyalitas manakala ada muncul kepentingan baru yang menguntungkan kepentingannya, maka berakhirlah kesetiaan itu, begitulah watak dasar dan kodratnya namun saya tetap pilih setia," kicaunya di akun twitter, @SartonoHutomo

Menurut Sartono, Deddy yang sudah diperjuangkan Demokrat pada Pilgub Jawa Barat lalu tidak bisa seenaknya pindah haluan. Etika politik, kata dia, seharusnya dikedepankan dalam berpartai.

"Panjenengan saya perjuangkan jadi gubernur. Kalau ada pilihan beda harusnya kan minimal dibatin dulu, lalu konsolidasi, bilang saya dukung si A, ya diplomatis lah. Karena harus menjaga perasaan yang lain. Ini kan enggak ada," kata Sartono di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta pada Rabu (29/8/2018).

"Enggak ada itu saling menghormati loyalitas, integritas hilang dengan kepentingannya," tambah dia. 

Sartono mengaku memaklumi publik yang menafsirkan Deddy bermain dua kaki. Namun yang jelas, ia menegaskan bahwa kader Demokrat selalu patuh terhadap putusan partai.

"Boleh aja tafsir. Tapi kultur Demokrat, apa yang diputuskan pusat ya mengamankan keputusan itu. Kalau batin lain, ya kan itu batin. Sekarang Demokrat putuskan dukung Prabowo-Sandi, ya kita dukung," tukasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya