Peta Koalisi Jokowi dan Prabowo Dinilai Belum Final

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

16 Juli 2018 17:15 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketum Gerindra dan Presiden Jokowi yang akan maju sebagai kontestan Pilpres 2019. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Ketum Gerindra dan Presiden Jokowi yang akan maju sebagai kontestan Pilpres 2019. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Peneliti Pusat Penelitian Politik LIPI, Wasisto Raharjo Jati, mengatakan, peta koalisi partai politik pendukung Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih belum final.

Menurut Wasisto, sampai saat ini koalisi parpol di kedua kubu itu masih bersifat dinamis dan bisa saja berubah sewaktu-waktu. 

"Sebenarnya kan pemetaan koalisi ini masih bersifat sementara, karena baru sekedar pernyataan tanpa pernyataan resmi hitam di atas putih," kata Wasisto kepada rilis.id, Senin (16/7/2018). 

Dia menilai, keputusan sejumlah parpol dalam koalisi Jokowi maupun Prabowo saat ini masih sementara lantaran kepentingan di Pemilihan Legislatif 2019.

Artinya, parpol masih sebatas memanfaatkan nama besar Jokowi dan Prabowo untuk menaikkan elektabilitasnya di pileg tersebut.

"Karena yang saya lihat pola dan pemetaan dukungan parpol terhadap capres dan cawapres lebih dikarenakan euforia sesaat," ujarnya. 

Wasisto menambahkan, peluang munculnya capres di luar Jokowi dan Prabowo masih tetap terbuka. Karena menurutnya, sejumlah parpol yang saat ini mendukung Jokowi atau Prabowo itu bisa saja justru keluar dan membentuk poros ketiga. 

"Ini parpol masih sebatas eiforia dengan menempel pada kandidat terkuat, misalnya Jokowi dan Prabowo. Dukungan itu hanya untuk mengatrol suara parpol pada pileg 2019," pungkasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya