Nuh Beber Alur Pemilihan Ketum PBNU di Muktamar NU

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

23 Desember 2021 14:48 WIB
Politika | Rilis ID
Ketua Steering Committee Muktamar NU, Muhammad Nuh, Kamis (23/12/2021). Foto: Sulaiman
Rilis ID
Ketua Steering Committee Muktamar NU, Muhammad Nuh, Kamis (23/12/2021). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Proses pemilihan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (ketum PBNU) dalam muktamar memiliki beberapa tahapan.

Ketua Steering Committee Muktamar ke-34 NU, Muhammad Nuh, menjelaskan persyaratan paling utama untuk maju sebagai calon ketua umum PBNU yakni mendapatkan dukungan minimal 99 suara muktamirin. 

"Jika ada lebih dari satu calon yang mendapat dukungan minimal tersebut, maka calon tersebut dipersilahkan melakukan musyawarah mufakat untuk siapa yang menjadi ketua umum," ungkapnya, Kamis (23/12/2021).

Apabila calon-calon tersebut tidak mencapai mufakat, maka selanjutnya dikonsultasikan kepada Rais Aam terpilih.

Kemudian Rais Aam merekomendasikan berapa calon ketua yang akan maju.

"Untuk jumlah calon itu haknya Rais Aam. Kalau rekomendasi lebih dari satu maka dilanjutkan dengan pemilihan suara atau voting," ujarnya.

Setelah itu, lanjut M Nuh, calon ketua yang direkomendasikan oleh Rais Aam akan menjalani proses pemungutan suara.

"Siapa yang mendapatkan suara terbanyak maka itu yang menjadi ketua umum," tandasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Pemilihan

Ketua

PBNU

Muktamar Ke-34

Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya