Nuh Beber Alur Pemilihan Ketum PBNU di Muktamar NU
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Proses pemilihan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (ketum PBNU) dalam muktamar memiliki beberapa tahapan.
Ketua Steering Committee Muktamar ke-34 NU, Muhammad Nuh, menjelaskan persyaratan paling utama untuk maju sebagai calon ketua umum PBNU yakni mendapatkan dukungan minimal 99 suara muktamirin.
"Jika ada lebih dari satu calon yang mendapat dukungan minimal tersebut, maka calon tersebut dipersilahkan melakukan musyawarah mufakat untuk siapa yang menjadi ketua umum," ungkapnya, Kamis (23/12/2021).
Apabila calon-calon tersebut tidak mencapai mufakat, maka selanjutnya dikonsultasikan kepada Rais Aam terpilih.
Kemudian Rais Aam merekomendasikan berapa calon ketua yang akan maju.
"Untuk jumlah calon itu haknya Rais Aam. Kalau rekomendasi lebih dari satu maka dilanjutkan dengan pemilihan suara atau voting," ujarnya.
Setelah itu, lanjut M Nuh, calon ketua yang direkomendasikan oleh Rais Aam akan menjalani proses pemungutan suara.
"Siapa yang mendapatkan suara terbanyak maka itu yang menjadi ketua umum," tandasnya. (*)
Pemilihan
Ketua
PBNU
Muktamar Ke-34
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
