Kunjungi PBNU, Prabowo Pengin Punya Cawapres yang Dekat dengan NU

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

17 Juli 2018 06:25 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketum Gerindra, Prabowo Subianto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.
Rilis ID
Ketum Gerindra, Prabowo Subianto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILISID, Jakarta — Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyatakan akan memilih calon wakil presiden (cawapres) yang bisa diterima kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

"Saya tidak mungkin memilih cawapres yang tidak diterima oleh NU," kata Prabowo ditirukan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Robikin Emhas di Jakarta, kemarin.

Ia juga menjelaskan bahwa komitmen NU terhadap bangsa dan Islam yang damai tidak diragukan. Maka itu, ia merasa bangga dengan ormas Islam terbesar ini.

Sebelumnya, Prabowo berkunjung ke PBNU pada Senin, 16 Juli kemarin. Di sana, ia bertemu dengab Ketum PBNU, Said Aqil Siroj, Wakil Ketua Umum Mashum Mahfoedz, Ketua PBNU Marsudi Syuhud, Robikin Emhas, Eman Suryaman, dan Jenderal Helmy Faisal Zaini.

Kiai Said Aqil juga menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan sekaligus apresiasi Prabowo kepada NU.

Menurut dia, kedatangan Prabowo ke PBNU untuk bersilaturahim, bukan untuk politik praktis.

"Guna menjalin silatul afkar atau tukar pemikiran. Syukur-syukur bisa menjadi silatul amal (kerja sama)," katanya.

Dalam pertemuan itu, Kiai Said Aqil juga menegaskan sikap PBNU yang selalu berada di jalur konstitusi yang sah, termasuk terkait dengan pemerintahan.

Menurut dia, NU mempunyai pengalaman pahit ketika tokoh NU KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) dijatuhkan dari kursi kepresidenan tanpa kesalahan yang jelas.

"Sangat pahit punya presiden diturunkan di tengah jalan dengan kesalahan yang tidak berdasar," katanya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya