Kenapa Tjahjo Tak 'Nyaleg', Ini Jawabannya

Default Avatar

Anonymous

Bandar Lampung

18 Juli 2018 19:25 WIB
Elektoral | Rilis ID
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.
Rilis ID
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILISID, Bandar Lampung — Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, menyatakan bahwa dirinya tidak akan maju sebagai caleg dalam Pileg 2019, karena ingin konsentrasi penuh menyelesaikan tugasnya sebagai menteri.

"Karena itu mandat yang diberikan Presiden," kata Tjahjo dalam acara Launching Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa di Bandar Lampung, Rabu (18/7/2018).

Sebagai pembantu presiden, kata dia, tentu harus patuh. Dan, sebagai kader partai, ia juga mesti nurut apa yang dititahkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Kata Tjahjo, baik Presiden Jokowi maupun Megawati, memintanya agar menyelesaikan tugas sebagai Mendagri sampai akhir masa jabatan. 

"Saya sudah diberi kepercayaan oleh Pak Jokowi sebagai Mendagri. Perintah partai saya, perintah Bu Mega juga perintah Pak Jokowi saya harus melaksanakan tugas sampai selesai," kata mantan Ketua Fraksi PDIP tersebut.

Ditegaskan pula oleh Tjahjo, andai pun partai mendesaknya untuk maju, ia tetap tak akan maju "nyaleg". Sebab, perintah Presiden dan Ketua Umum PDIP sangat jelas, meminta dirinya menjalankan tugas sebagai menteri.

Walau memang, menurut UU, menteri tak diharamkan untuk jadi caleg. Apalagi, posisinya sebagai Mendagri yang harus mendukung KPU dan Bawaslu dalam melaksanakan tahapan pemilu. 

"Kalau label caleg bagaimana melapor ke KPU dan Bawaslu kan enggak bebas. Maka saya diperintah oleh presiden, diperintah oleh Bu Mega konsentrasi sebagai Mendagri," kata Tjahjo.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya