Kedekatan Moeldoko dan Jokowi Tak Bisa Disepelekan

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

16 Juli 2018 18:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Moeldoko. FOTO: Infonawacita.
Rilis ID
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Moeldoko. FOTO: Infonawacita.

RILISID, Jakarta — Nama Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, sebagai bakal cawapres Jokowi memang tak terlalu santer terdengar. Namun, kedekatannya dengan Presiden Joko Widodo tak boleh disepelekan.

Pengamat politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin menilai, meskipun, hasil rilis sejumlah lembaga survei tak unggul, namun Moeldoko punya hubungan istimewa dengan Jokowi.

"Hasil survei sejumlah lembaga pun belum mampu membangun prestise Moeldoko. Ketika diadu dengan figur berlatar belakang militer lainnya, Moeldoko 'keok' dari Gatot Nurmantyo, juniornya," kata dia di Jakarta pada Senin (16/7/2018).

"Bahkan jika murni ditinjau dari sisi kepangkatan, elektabilitas Moeldoko pun masih jauh dibawah mantan prajuritnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)," tambah Said.

Relasi Moeldoko dan Jokowi tidak terbatas pada pergaulan politik, tetapi juga bersifat personal. Hal ini dibuktikan Jokowi saat memberi embel-embel 'pihak keluarga' kepada Moeldoko di acara pernikahan Kahiyang-Bobby.

Kepercayaan Presiden Jokowi kepada Moeldoko, bahkan membuat Jokowi sanggup "mendepak" Teten Masduki dari posisi KSP untuk diganti dengan mantan Panglima TNI tersebut.

"Hubungan spesial Moeldoko dengan Presiden diatas menjadi kelebihannya yang pertama," ujarnya. 
Kedua, Moeldoko dipandang mampu mengimbangi atau sekurang-kurangnya dianggap dapat menahan elektabilitas calon penantang Jokowi, yaitu Prabowo Subianto yang punya latar belakang militer, sama dengan dirinya.

Kata Said, suara pemilih yang menyukai figur militer diharapkan tidak terkonsolidasi ke kubu Prabowo, tetapi dapat terbagi ke kubu petahana jika Moeldoko yang menjadi cawapres Jokowi.
 
Latar belakang militer Moeldoko juga dibayangkan dapat dijadikan sebagai perisai untuk menepis kritik kalau Presiden tak memiliki keberpihakan terhadap kedaulatan bangsa, dan pro-asing.

Sebelumnya, nama Moeldoko disebut potensial menjadi bakal calon wakil Presiden pendamping Presiden Jokowi. Nama Moeldoko juga diperkirakan masuk dalam daftar lima nama cawapres yang sedang dipertimbangkan Jokowi.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya