Karena Hal Ini, SBY Merasa Tak Cocok dengan Jokowi

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

25 Juli 2018 11:10 WIB
Elektoral | Rilis ID
Pertemuan Jokowi dengan SBY di Istana. FOTO: Dok Setkab.
Rilis ID
Pertemuan Jokowi dengan SBY di Istana. FOTO: Dok Setkab.

RILISID, Jakarta — Mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga Ketua Umum Demokrat, mengatakan untuk memimpin bangsa ini perlu orang yang cakap.

"Ke depan kami memiliki pandangan yang sama, para pemimpin puncak harus cakap, pemerintah pun harus efektif untuk bisa menjawab harapan rakyat," kata SBY di Jakarta, kemarin malam.

"Bagaimana prioritas pemerintahan ke depan, rakyat harus tahu," tambah dia.

Terkait hal itu, sejak setahun lalu, SBY sudah berkomunikasi dengan Jokowi. Tapi, ia menyadari bahwa adanya halangan atau hambatannya.

"Saya menjalin komunikasi dengan Jokowi hampir setahun untuk menjajaki kemungkinan kebersamaan dalam pemerintahan. Jokowi juga berharap Demokrat bisa di dalam, tapi saya sadari banyak sekali rintangan dan hambatan menuju koalisi itu," ujar SBY.

"Tidak perlu saya sampaikan secara detail. Koalisi terbangun jika iklim baik, kesediaan berkoalisi juga ada, mutual trust dan respect dan lain-lain," sambungnya.

Sebelumnya, pada Selasa, 24 Juli malam, SBY melangsungkat pertemuan bersama Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat atas kemungkinan membentuk koalisi parpol untuk pilpres.

Kata SBY, jalan untuk membangun koalisi antara dua partai tersebut sangat dimungkinkan karena adanya kesamaan pandangan antara kedua partai tentang keadaan bangsa.

"Jalan membangun koalisi sangat terbuka lebar, apalagi kami sepakat atas apa yang terjadi di masyarakat, apa yang diinginkan masyarakat," kata SBY.

Sementara itu Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengatakan untuk ke depannya, akan dilakukan pertemuan secara khusus oleh tim kecil.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya