Kapolda Jatim Waspadai Ancaman Teroris di Hari Pencoblosan
Anonymous
Surabaya
RILISID, Surabaya — Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menegaskan, pihaknya sudah mengantisipasi semua ancaman di hari pencoblosan Pilkada Jatim 2018. Menurutnya, hal sangat diantisipasi adalah ancaman teroris.
"Untuk itu patroli besar dilakukan guna membuat masyarakat nyaman," ujarnya usai memimpin upacara Pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan TPS "Operasi Mantab Praja Semeru 2018" di Mapolda Jatim, Senin (25/6/2018).
Ditanya terkait daerah yang rawan konflik, Machfud menjelaskan, ada beberapa daerah kriteria rawan antara lain karena geografi yang jauh.
"Pendistribusian kotak suara ke daerah sampai TPS juga telah dikawal kepolisian. Kita tegaskan sukses tidaknya pilkada karena profesionalitasnya KPU, Bawaslu termasuk aparat keamanan. Aparat keamanan, ASN netral. Sanksi akan diberikan berat jika tidak netral," ucap Machfud.
Pada kesempatan yang sama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman mengatakan ada 12 ribu pasukan dari Kodam maupun Kostrad yang sudah digeser ke wilayah untuk membantu kepolisian memberikan keamanan, kenyamanan saat proses Pilkada.
"TNI baik AD, AU dan AL disiagakan. Saat ini sudah melaksanakan kegiatan bareng dengan kepolisian seperti patroli agar masyarakat tetap nyaman saat pencoblosan nanti," ujarnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
