KPU Optimalkan Sosialisasi Pemilu Melalui Medsos
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung akan mengoptimalkan sosialisasi tentang kepemiluan melali medisa sosial (Medsos)
Anggota KPU Lampung, Antoniyus Cahyalana mengatakan, pihaknya sangat menyadari Pemilu 2024 mendatang 60 persennya adalah pemilih muda yang menggandrungi media sosial dan teknologi.
"Maka kita wajibkan PPK, PPS Pantarlih serta KPPS memiliki Medsos," ujarnya Jumat (10/2/2023).
Menurutnya, sosialisasi dan pendidikan pemilih melalui Medsos diharapkan mampu menumbuhkan ruang demokrasi di media masa sehingga bisa menangkal berita hoaks tentang pemilu.
Sehingga bila ribuan akun Medsos dari badan ad hoc menyebarkan konten-konten kepemiluan. dapat maka mengantisipasi berita yang berpotensi menimbulkan perpecahan dan memengaruhi partisipasi masyarakat.
"Terutama informasi hoaks yang mendiskreditkan pemerintah dan penyelenggara pemilu," katanya.
Selain itu, lanjut dia, KPU Lampung juga memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih bagi pemilih disabilitas bekerjasama dengan komunitas disabilitas seperti Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni).
Kerja sama ini tidak terbatas pada kelompok masyarakat sipil saja, tapi juga stakeholder terkait seperti TNI/Polri, BIN, Kejaksaan Agung, dan civitas akademika lewat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
"Kemudian kami juga berharap partai politik ikut memberikan pendidikan politik kepada masyarakat untuk meningkatkan partisipasi dalam pemilu nanti," kata dia. (*)
Sosialisasi Pemilu
Media Sosial
KPU Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
