Elektabilitas Zaiful Unggul, Disusul Dawam dan Yusran
Segan Simanjuntak
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Rakata Institute merilis hasil survei terkait elektabilitas sejumlah nama yang digadang-gadang menjadi calon bupati (cabup) di Pilkada Lampung Timur (Lamtim).
Dalam survei tersebut, Bupati Lamtim Zaiful Bokhari menduduki posisi tertinggi dalam survei elektabilitas cabup. Baca: Survei Rakata: Mayoritas Warga Lamtim Inginkan Bupati Baru
"Sosok Zaiful Bokhari memperoleh elektabilitas paling tinggi 25,80 persen. Disusul Dawam Rahardjo 23,10 persen, Yusran Amirullah 17,10 persen, Azwar Hadi 2,80 persen, Sugiyanto 1,90 persen, Purwadi 1,70 persen," kata peneliti Rakata Institute Yuli Harmoko saat pemaparannya secara virtual, Rabu (22/7/2020).
Ada pula nama Djoko Pramono 1,40 persen, Yandri Nazir 1,20 persen, Sri Andayaningsih 1,10 persen, Ahmad Sudibyo 1,00 persen, Ida Jaya 0,90 persen, Siswanto 0,80 persen, Masrizal 0,60 persen, Suhadi 0,30 persen, dan Benny Kisworo 0,20 persen.
Baca juga: Jelang Pilkada Lamtim, Popularitas Yusran Amirullah Tempel Ketat Zaiful
Untuk kelompok undecided voters dan swing voters, lanjut Yuli, masih terbilang tinggi. Yakni mencapai sebesar 20,10 persen.
Rakata juga merilis hasil survei battle empat kandidat. Yakni Zaiful Bokhari 30,10 persen, Dawam Rahardjo 28,10 persen, Yusran Amirullah 21,20 persen, dan Sugiyanto 3,60 persen.
Pada tingkat akseptabilitas, Zaiful memperoleh sebesar 66,10 persen. Disusul Dawam 56,20 persen, Yusran 55,60 persen, Azwar Hadi 22,40 persen, dan Ahmad Sudibyo 14,00 persen.
Lalu mengapa petahana di Lampung Timur terancam meski unggul pada tingkat popularitas dan akseptabilitas?
Menurut Yuli, hal ini disebabkan rendahnya elektabilitas Zaiful. Ditambah faktor tingkat kepuasan terhadap kinerjanya selama menjadi Bupati Lamtim.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
