Dilantik Ketua Demokrat Lampung, Edy Irawan: AHY Presiden Harga Mati

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

10 Februari 2022 16:05 WIB
Politika | Rilis ID
Ketua DPD Demokrat Lampung Edy Irawan Arief saat menerima bendera Demokrat Lampung saat pelantikan, Kamis (10/2/2022) (foto: Sulaiman)
Rilis ID
Ketua DPD Demokrat Lampung Edy Irawan Arief saat menerima bendera Demokrat Lampung saat pelantikan, Kamis (10/2/2022) (foto: Sulaiman)

RILISID, Bandarlampung — Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi melantik Edy Irawan Arief sebagai ketua DPD Demokrat Provinsi Lampung periode 2021-2026, Kamis (10/2/2022).

Dalam sambutan pertamanya sebagai ketua, Edy mengungkapkan dalam penetapan Surat Keputusan (SK) kepengurusan tidak ada unsur politik balas dendam.

Seluruh pengurus lama kembali dalam jajaran kepengurusan, kecuali mereka yang tidak mau.

"Hanya, saya menambah nama-nama baru sebagai pengurus. Tentu dengan seleksi yang sangat ketat," ungkapnya.

Edy mengatakan pihaknya menganut sistem proses daripada hasil. Menurutnya dengan proses yang benar dan tepat maka hasil itu akan diraih dengan baik.

"Kami percaya dengan sebuah proses yang baik, sebagai ketua DPD saya akan berkerja sungguh-sungguh. Akan selalu berada di tengah-tengah pengurus dan kader saya," ujarnya. 

Edy juga menegaskan, khusus di Lampung, kader Demokrat memiliki prinsip dan harga diri. 

"Kami menghormati yang tua dan menyayangi yang muda, untuk terus bersama," tegas dia.

Di depan ketua umum AHY, Edy menyatakan hilal kemenangan sudah datang. Dia menegaskan tidak akan bersantai, tetapi bergotong-royong antara fraksi, DPD, dan DPC dalam menyongsong Pemilu 2024. 

"Kami di Lampung menegaskan dalam pilpres nanti AHY harga mati untuk kita menangkan," tekadnya. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Ketua

Demokrat

Lampung

Edy irawan

AHY

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya