Di Sulsel, Dua Timses Capres Mulai Verifikasi Relawan
Anonymous
Makassar
RILISID, Makassar — Tim sukses dua calon presiden dan wakil presiden di Sulawesi Selatan mulai melakukan verifikasi terhadap sejumlah relawan yang sudah terbentuk, guna mewaspadai adanya penyusup yang main dua kaki.
"Sudah mulai didata dan didokumentasikan apa benar relawan-relawan ini nyata. Bisa saja mereka berpura-pura menjadi relawan ternyata belakang penyusup," ujar Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulsel, Rudi Pieter Goni, mengutip Antara, Senin (14/10/2018).
Menurut Timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin ini, relawan merupakan unsur paling penting dalam menggalang kekuatan untuk memenangkan calon.
Karena itu, harus dipastikan apakah betul mereka nanti berdiri di pihaknya ataukah menjadi penyusup dari kubu sebelah.
Selain itu, lanjut Rudi, posisi relawan juga perlu menjadi pertimbangan sehingga harus diatur serta disiapkan satu posisi buat mereka dalam mendulang suara pada Pilpres.
Rencananya, kata Rudi, telah disiapkan direktur untuk menangani relawan di setiap kabupaten dan kota. Sebab tidak bisa dipungkiri relawan-relawan ini adalah kekuatan utama.
"Setelah relawan didata mereka akan dilibatkan berkampanye bersama timses pada November. Bulan ini kami masih fokus untuk korban bencana di Palu dan sekitarnya," kata legislator DPRD Sulsel itu.
Relawan Jokowi-Ma'ruf di Sulsel mulai bermunculan seperti Projo (Pro Jokowi), Tim Blusukan dan Tim Sahabat Rakyat Indonesia serta Nusantara Bersatu.
Secara terpisah, timses Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, melalui juru bicara untuk Sulsel, Andry Arif Bulu, mengatakan pihaknya juga intens membentuk tim relawan di daerah-daerah berpotensi.
Terkait adanya isu relawan penyusup yang ikut main di antara kedua pasangan capres dan cawapres yang sedang bertarung, Andry Arif mengatakan hal itu juga sudah diantisipasi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
