Dapat Solusi Jitu dari Dendi, Pelaku UMKM se-Negerikaton Sepakat Menangkan Dermawan
lampung@rilis.id
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masih menjadi prioritas bagi Calon Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona.
Bahkan saat menjabat bupati, Dendi telah menggulirkan sejumlah program untuk mengembangkan dan meningkatkan pendapatan pelaku UMKM. Salah satunya melalui BUMDes Jejama Berkembang atau dikenal dengan nama Bujang.
Namun, hal itu dirasa kurang. Ia pun sudah menyiapkan sejumlah solusi konkret untuk mengentaskan lima permasalahan utama bagi pelaku UMKM, yakni permodalan, distribusi, perizinan, manajemen, dan teknologi.
Dendi mengakui bahwa masalah klasik dalam pengembangan UMKM adalah modal. Menurutnya, modal diperlukan dalam mengembangkan usaha.
"Terutama untuk memperbanyak stok barang dan meningkatkan perputaran usahanya. Nanti kita akan terapkan program Bujang (Bumdes Jejama Berkembang), yaitu pinjaman modal usaha untuk UMKM," katanya saat menghadiri undangan Temu UMKM se-Kecamatan Negerikaton di Desa Lumbirejo, Kamis (19/11/2020).
Terkait distribusi, Dendi mengakui pendistribusian barang sangat berpengaruh di masa pandemi Covid-19.
"Distribusi barang di tengah pandemi pasti sangat berpengaruh kepada UMKM, bagaimana mau jalan barangnya, yang belinya juga enggak ada," ujarnya.
Karenanya, lanjut Dendi, ke depan pihaknya akan meningkatkan kerja sama dengan pasar induk agar hasil usaha dari pelaku UMKM bisa diserap pasar secara maksimal.
Selain itu, Dendi juga akan mempermudah perizinan, manajemen usaha dan teknologi terapan dalam mengembangkan UMKM.
"Serta bagaimana membuat masyarakat lebih melek teknologi. Sekarang orang tidak punya toko saja bisa jualan laris," tambah mantan anggota DPRD Lampung itu.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
