Begini Perjuangan SBY untuk Perbaiki Hubungan dengan Megawati

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

26 Juli 2018 20:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. FPTO: RILIS.ID
Rilis ID
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. FPTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Partai Demokrat menolak anggapan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selalu mengeluhkan hubungannya dengan Megawati Soekarnoputri setiap menjelang pemilu saja.

Menurut Wakil Sekjen Demokrat, Putu Supadma Rudana, SBY sudah berupaya keras untuk memperbaiki hubungan dengan Megawati dan mencoba untuk bertemu sejak masih menjabat sebagai Presiden RI.

"Bahkan sejak Pak Taufik Kiemas masih hidup. Paling tidak, sudah lebih dari 10 kali, Pak SBY mengundang Ibu Megawati ke Istana sejak tahun 2005 selama masa kepresidenannya," kata Putu melalui siaran persnya kepada rilis.id, Kamis (26/7/2018).

Putu mempersilakan kepada berbagai pihak untuk mencari fakta-fakta upaya SBY itu melalui rekam jejak digital. Bahkan, ujarnya, SBY juga menjadi inspektur upacara saat pemakaman Taufik Kiemas sebagai penghormatan kepada Megawati.

"Pasca-kepresidenannya, Pak SBY selalu berupaya untuk terus memperbaiki hubungan beliau dengan Ibu Megawati," ujarnya.

Putu mengungkapkan, upaya keras SBY dalam memperbaiki hubungannya dengan Megawati karena ingin memberikan contoh keteladanan kepada masyarakat, bahwa perbedaan politik tidak boleh memecah persatuan dan kesatuan bangsa. 

"Salah satu contoh adalah kehadiran Pak SBY di Istana 17 Agustus 2017 memenuhi undangan Presiden Jokowi. Pada saat itu, Pak SBY juga bertemu dengan Ibu Megawati. Tetapi, kita juga bisa melihat pada rekam jejak digital, apa yang terjadi saat itu," ungkapnya.

Meski selalu banyak rintangan, imbuh Putu, namun SBY hingga kini terus berusaha untuk bertemu dengan Megawati, salah satunya melalui putra sulungnya yang juga Komandan Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Upaya itu, menurutnya, sudah dilakukan sejak pengambilan nomor urut parpol di KPU pada 18 Februari 2018 yang lalu. 

"Ibu Megawati saat itu mendelegasikan kepada Pak Hasto untuk menemui Mas AHY. Pak Hasto sendiri mengatakan kepada Pers akan menemui Mas AHY. Tapi Pak Hasto tidak pernah melakukannya," ujar dia.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya