Begini Cara Tim Prabowo-Sandi Garap Pemilih Emak-emak dan Milenial
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Badan Pemenangan Prabowo-Sandi memiliki strategi sendiri untuk memenangkan konstestasi Pilpres 2019 nanti. Aktivitas cawapres Sandiaga Uno yang lebih banyak turun ke lapangan merupakan bagian dari strategi pemenangan agar paslon nomor urut 02 itu tidak kelelahan di akhir-akhir kampanye.
"Jadi ini ritme yang memang sudah kita atur sedemikian rupa supaya semua nanti sesuai target-target," ujr Juru bicara Badan Pemenangan Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean di Jakarta, Selasa (16/10/2018).
Apalagi, lanjutnya, fokus kampanye Sandi lebih menyasar kepada kalangan perempuan alias emak-emak.
"Bang Sandiaga lebih banyak ke pasar ya, ketemu ibu-ibu, ketemu pedagang terus sesekali ketemu anak-anak milenial," tuturnya.
Ferdinand berharap strategi tersebut dapat membuat performa calon tetap stabil agar berjalan sesuai target.
"Kita tidak mau di awal kita fighter terlalu keras. Semua kita rambah, ternyata di belakang kita kelelahan, capek," tegasnya.
Dia pun mengakui koalisinya ikut serta membagi basis-basis suara dukungan saat berkampanye antara kaum millenial hingga kaum emak-emak.
"Tentu kami akan mendekati semua pihak-pihak yang kami anggap dan kami nilai berpotensi menambah suara," katanya.
Sementara, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra bidang Kaderisasi dan Informasi Publik, Sugiono, mengatakan, soal kampanye Sandiaga berbeda dengan capres Prabowo Subianto. Pasalnya, jadwal Prabowo sangat padat dan jarang diketahui awak media.
Meskipun sifatnya bukan agenda publik, kata Sugiono, tetapi agenda kegiatan yang Prabowo lakukan bertujuan untuk kepentingan publik seperti berdialog dengan para ekonom untuk membahas dan merumuskan kesejahteraan ekonomi untuk rakyat Indonesia.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
