Batal Jadi Saksi Money Politics, Barlian Malah Buka-Bukaan Lewat Video
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Kemudian ada instruksi-instruksi yang disampaikan terkait dengan TPS-TPS yang ada di sekitarnya, agar jangan sampai kalah. Dan beliau berapa itu kira-kira biayanya, kemudian yang menjawabnya bukan saya, yang menjawabnya Pak Yuhadi. Oke, siapkan itu jangan sampai kalah di belakang rumah saya, itu pakai amplop.
Setelah itu, tanggal 24 atau H-2, saya ditelepon oleh Yuhadi untuk menghadap Pak Arinal Djunaidi. Kemudian saya menghadap pada malam hari, nanti kamu Barlian, saya jawab siap Pak Ketua.
Saya tunggu, kemudian dia menghampiri kami dan mengatakan apakah sudah siap di sana itu. Bahwa saya tidak sendiri, ada pimpinan kecamatan Partai Golkar.
Selanjutnya adalah Barlian, besok telepon Muhidin suruh dia temui Armen, ambil uangnya. Lalu pada hari Minggu tanggal 24, Pak Muhidin telepon lewat WA atau pesan WA, bahwa dia sedang menunggu Armen. Bahwa tadi pagi saya dapat WA dari Pak Arinal Djunaidi saya disuruh menemui Armen.
Sekitar pukul setengah satu, Muhidin menghubungi saya dan mendatangi saya di rumah dan mengatakan bagaimana dengan barang itu, karena barang itu lebih bahaya dari ganja dan saya panggil pimpinan kecamatan Golkar Labuhanratu, Asman dan saya bertanya pada Asman di mana uangnya, dan uangnya sudah dikemas sedemikian rupa seperti kue gabin masih dalam kotak amplop.
Usai diambil oleh Asman kemudian disimpan di dalam motornya dan Barlian meminta untuk berhati hati. Awas kalian tertangkap salurkan sebenar-benarnya saya tidak bertanggung jawab.
Hingga berita ini diturunkan, Barlian belum berhasil konfirmasi terkait video tersebut. Meski telepon genggamnya aktif, legislator berjuluk Singa Tua itu tidak merespon. Begitupun pesan aplikasi WhatsApp tidak dibalas. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
