Andi Arief Kembali Mencuit Heboh soal Sandiaga Uno 

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

9 Agustus 2018 16:16 WIB
Politika | Rilis ID
FOTO: Screenshoot
Rilis ID
FOTO: Screenshoot

RILISID, Bandarlampung — Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief kembali mengeluarkan cuitan kontroversial ditengah pernak-pernik dinamika koalisi Pilpres. 

Di akun twitternya, Andi Arief mengungkapkan bahwa dia didatangi utusan Sandiaga Uno untuk menggulingkan pencalonan Prabowo-AHY menjadi Sandy-AHY. 

"Suatu hari Utusan Sandi Uno diutus bertemu saya untuk menggulingkan pencalonan Prabowo-AHY menjadi Sandy-AHY, Esoknya saya ditemukan dengan Sandi Uno. Saya sampaikan ke SBY, lalu SBY bilang; Saya tak akan pernah khianati Prabowo," kata Andi Arief dalam cuitannya, Kamis (9/8/2018). 

Namun, demikian di dalam cuitan berikutnya, juru bicara mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengungkapkan isi hatinya tidak kecewa dengan keputusan Prabowo mengambil Wagub DKI Jakarta itu jadi Cawapresnya. 

"Saya tidak kecewa sedikitpun pada pencapresan Prabowo - Sandi Uno. Saya hanya ingin tuit ini didengar Prabowo bahwa orang yang akan menjadi cawapresnya adalah yang dua minggu lalu akan menggulingkannya, " kata dia. 

Meski Partai Demokrat merasa ada jalan salah yang ditempuh Prabowo dalam memimpin koalisi ini. "Namun sampai siang ini kami masih berada dalam barisan koalisinya. Sampai detik ini,"  tegasnya. 

Hingga berita ini diterbitkan, terkait cuitannya di twitter itu Andi Arief belum memberikan penjelasan.  Rilislampung.id  yang menghubungi via whatapps hanya mendapatkan jawaban “Ya”.

Diketahui, sebelumnya Andi Arief melontarkan kekecewaannya pada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Di akun twitternya Andi menyebut Prabowo sebagai jenderal kardus. Menurut dia mantan Danjen Kopassus itu lebih menghargai uang ketimbang perjuangan.

Prabowo ternyata kardus. Malam ini kami menolak kedatangannya ke Kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi, Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Jendral kardus," sebutnya,  Rabu (8/8/2018). (*)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya