Alzier Berharap Dukungan PDIP, Bustami dari PMII dan NU
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Bakal calon (balon) DPD RI, M. Alzier Dianis Thabranie, optimistis lolos. Menurut dia, sebaran dukungan pemilihnya ada di 15 kabupaten/kota.
”Optimistis dong. Tergantung adik-adik ini semua. Kalau dalam Alquran, Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika tidak kaum itu sendiri yang mengubahnya," kata Alzier usai rapat pleno di Hotel Emersia, Senin (28/5/2018).
Alzier mengaku tidak terlalu berharap dengan suara dari kader Partai Golkar meski dirinya mantan Ketua Partai Golkar Lampung. Manuver Ketua DPD PG Lampung sekarang, Arinal Djunaidi, yang melengserkannya, agaknya, masih membuat dia sakit hati.
"Saya tidak berhadap suara dari Golkar, Jangan tergantung dari Golkar, nanti ruwet lagi. Saya berharap dari PDIP malah bagus atau masyarakat," urainya.
Balon DPD RI lainnya, Bustami Zainudin, menyatakan bekal dirinya 10 tahun jadi Bupati Waykanan sudah bisa memastikan pengalamannya di bidang pemerintahan.
”Selain itu teman-teman dari PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), maupun NU (Nahdlatul Ulama) juga banyak. Saya juga dapat restu dari PDIP Lampung,” akunya.
Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Hukum, M. Tio Aliansyah, menyatakan pihaknya sedang melakukan verifikasi faktual sejak 30 Mei sampai 19 Juni 2018.
Jumlah balon DPD bisa berkurang, tergantung dari hasil verifikasi faktual yang dilakukan KPU kabupaten/kota dibantu panitia pemunggutan suara (PPS) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK).
Proses verifikasi faktual di antaranya adalah mencocokkan KTP asli dengan fotokopi. Kalau KTP asli dengan fotokopi tidak sama maka tidak memenuhi syarat (TMS).
Alamat yang tertera juga didatangi petugas. Jika yang bersangkutan menyatakan tidak mendukung balon dimaksud, maka otomatis pencalonan DPD yang bersangkutan TMS.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
