Akbar Ajak Bangun Keislaman dan Keindonesiaan HMI
Gueade
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI, Akbar Tanjung, berpesan pada kader HMI agar membangun semangat komitmen keindonesiaan dan keislaman.
Hal itu ia sampaikan saat menjadi keynote speaker pada rapat Pleno I PB HMI di aula gedung LPMP Provinsi Lampung, Rabu (21/11/2018).
Menurutnya, HMI merupakan organisasi mahasiswa yang dapat dikategorikan selain tertua juga terbesar di Indonesia.
"Lahir di tengah perjuangan bangsa pada 5 Februari 1947. 1,5 tahun pascakemerdekaan, dari aktivitis mahasiswa di Yogyakarta dalam perkuliahan masa itu," kata Akbar Tanjung.
HMI, terus dia, bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur dan diridai Allah SWT.
”Tujuan berbangsa dan bernegara adalah mewujudkan kesejahteraan umum. Karenanya tujuan HMI sangat sejalan," paparnya.
Ia berpesan pada kader HMI untuk memperlihatkan kontribusinya pada tujuan nasional.
"Untuk mempertahankan negara Indonesia dan mempertinggi serta menegakkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin," tandasnya.
Akbar menerangkan, Islam dalam HMI adalah moderat bukan radikal. Islam yang modern, berkemajuan, dan menghormati keanekaragaman bangsa Indonesia.
Dia berharap Pleno I PB HMI ini akan menghasilkan sesuatu yang penting untuk dua tahun ke depan.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
