Konflik Universitas Malahayati Memanas, Kapolresta Bandar Lampung: Selain Mahasiswa dan Security Dilarang Masuk!

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

9 April 2025 09:02 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Pengamanan oleh aparat kepolisian di depan Kampus Universitas Malahayati untuk mencegah bentrok dua kelompok. Foto: Tribrata.
Rilis ID
Pengamanan oleh aparat kepolisian di depan Kampus Universitas Malahayati untuk mencegah bentrok dua kelompok. Foto: Tribrata.

RILISID, Bandar Lampung — Konflik internal di Universitas Malahayati Lampung kembali memanas dan hampir memicu bentrok antar dua kubu sejak 7 April lalu.

Ratusan aparat kepolisian harus turun tangan mengamankan lokasi kampus untuk mencegah terjadinya bentrokan massa.

Hal itu dipicu lantaran pihak Ketua Umum Yayasan Alih Teknologi (Altek), Musa Bintang hendak melantik Achmad Farich sebagai rektor menggantikan M Khadafi. Namun kegiatan itu Diadang oleh satpam dan sejumlah mahasiswa.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jakob Tilukay pun turun langsung dalam pengamanan di depan area kampus.

Kombes Pol Alfret Jakob menegaskan dirinya netral dan tidak mau ikut campur dalam konflik keluarga itu dan tidak memihak kepada kubu manapun.

“Saya tidak masuk di situ (konflik internal). Saya tidak memihak ke Pak Rusli atau ke Ibu Syech. Saya di sini hadir supaya tidak bertemu (bentrok) yang di luar balik dan di dalam juga balik,” kata Kombes Pol Jakob saat menjelaskan proses pengamanan kepada pihak Yayasan Altek.

Kapolresta juga menegaskan area Kampus Malahayati harus steril dari massa. Yang bisa masuk ke dalam hanya mahasiswa dan petugas keamanan.

“Saya minta ini daerah kampus harus steril. Yang bisa masuk hanya mahasiswa dan security. Saya pun kalau tidak diundang tidak bisa masuk ke dalam, jadi semua keluar,” jelasnya.

Ia juga menyebut konflik keluarga pemilik Universitas Malahayati itu sebenarnya perkara legalitas. Sehingga tidak perlu ada kisruh atau bentrokan antar dua kelompok massa.

“Kalau soal itu saya tidak ngurus konflik, inikan bukan konflik berantam manusia dengan manusia, tapi dengan surat. Saya sudah anjurkan gugatlah masing-masing mana yang benar. Kalau itu sudah dil uar kami, saya di sini cuma menjaga,” bebernya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Universitas Malahayati

Rusli Bintang

Rosnati Syech

Malahayati

Muhamad Kadafi

Kapolresta Bandar Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya