Sehari, Damkarmat Lamsel Berjibaku Padamkan Api di 10 Titik
Agus Pamintaher
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Banyaknya lahan kering akibat kemarau panjang, menyebabkan kebakaran dibeberapa lokasi yang ada di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).
Bahkan dalam satu hari Kamis (28/9/2023), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lamsel, harus berjibaku memadamkan api di 10 titik yang berbeda.
Kepala Dinas Damkarmat Lamsel Sefri Masdian membenarkan, pihaknya telah memadamkan kebakaran lahan dekat warung Teh Okay, Kelurahan Way Urang, Kalianda sekitar pukul 10.25 WIB.
Kebakaran kandang ayam milik Burhanudin di Desa Gunung Terang, Kalianda sekitar pukul 11.26 WIB. Kemudian kebakaran lahan PTPN VII Dusun Sindangsari, Natar sekitar pukul 11.45 WIB.
Petugas Damkarmat tak lama kemudian memadaman kebakaran lahan milik Pemprov Lampung yang ditanami jagung oleh warga di belakang Kantor TVRI Lampung, Desa Way Hui Jatiagung, sekitar pukul 12.35 WIB.
Pemadaman kebakaran lahan selanjutnya di kebun milik Zulkarnain di Desa Canggu tepatnya di belakang Baleno, Kalianda sekitar pukul 12.40 WIB.
Lanjut ke dekat Pantai Senja Desa Merak Belantung, Kalianda sekitar pukul 14.06 WIB. Kemudian terjadi lagi di samping SMK Swadipa Natar, sekitar pukul 14.10 WIB.
Sekitar pukul 14.30 WIB, Damkarmat memadamkan kebakaran lahan depan Kolam renang dekat stadion Jati, Kalianda. Sorenya kebakaran lahan di Dusun Kanjuru, Desa Merakbelantung Kalianda, sekitar pukul 17.00 WIB.
"Terakhir tadi malam kebakaran lahan dekat perumahan Kampung Jering, Bakauheni, sekitar pukul 19.49 WIB," kata Sefri Masdian, Jumat (29/9/2023).
Selain kebakaran, Damkarmat juga mengevakuasi pohon tumbang di belakang Kantor Bupati, pukul 16.33 WIB dan dilanjutkan penyemprotan lapangan depan Kantor Kecamatan Merbau Mataram yang akan digunakan untuk kegiatan perkemahan pada pukul 17.00 WIB.
Damkarmat Lamsel
padamkan api
kebakaran lahan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
