Petani Tomat di Kecamatan Ambarawa Gagal Panen Akibat Banjir
Yuda Haryono
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Pringsewu sejak kemarin (26/10/2022), hingga hari ini menyebabkan beberapa wilayah mengalami banjir. Akibatnya, petani palawija mengalami gagal panen.
Rohmat (40), petani Palawija di Pekon Ambarawa Timur mengatakan, tanaman tomat miliknya rusak dan gagal panen setelah terendam banjir.
"Hujan dari pagi Mas, tomat saya tak bisa di panen. Padahal tiga hari lagi mulai metik," ujar Rohmat saat di konfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (27/10/2022).
Rohmat melanjutkan, penyebab banjir di picu banyak sampah yang menumpuk di Bendungan Way Gatel sehingga aliran air tidak lancar.
"Banyak sampah kayu dan yang lain, sehingga terjadi banjir," imbuhnya.
Akibat warga membuang sampah sembarangan, Kecamatan Ambarawa Timur jadi langganan banjir. Bahkan sudah dari tahun kemarin pun seperti saat hujan lebat.
Rohmat berharap Pemerintah setempat dapat menemukan solusi terkait banjir yang berada di wilayah nya.
"Kalau sekarang ini, saya hanya bisa pasrah saja, mungkin belum rezeki," pungkas Rohmat. (*)
Lihat video:
Menampilkan halaman 1 dari 2Editor: Agus PamintaherTag :Pringsewu
Petani Tomat Pringsewu gagal panen
petani merugi
banjir sebabkan gagal panen
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
