Korban Tewas Kebakaran Gudang Diduga Penyimpanan BBM Ilegal Bertambah
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Dua pekan lebih dirawat di Rumah Sakit Urip Sumoharjo, korban kebakaran cucian mobil di Kemiling, meninggal dunia, Kamis (16/6/2023).
Dia adalah Hadi Romansyah (39), warga Jl Darussalam, Langkapura Baru, Langkapura, Bandarlampung.
"Jenazah telah dimakamkan kemarin (Kamis, Red) malam," terang Ketua RT 05 Kelurahan Langkapura Baru, Reni Seftiana, Jumat (17/6/2023).
Menurut Reni dirinya juga baru mengetahui bahwa almarhum merupakan salah satu korban kebakaran.
Selama ini dia hanya mendapat informasi jika korban, yang sehari-hari bekerja serabutan, tengah dirawat di rumah sakit.
Dengan demikian, korban tewas akibat kebakaran di cucian mobil yang terletak di Jl Imam Bonjol, Kemiling, itu menjadi dua orang.
Sebelumnya, sopir tangki Pertamina Ahmad Supriyanto (52) warga Jalan Purnawirawan 1, Gunung Terang, Langkapura, meninggal pada Kamis (1/6/2023).
Ahmad mengembuskan napas terakhir di RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM) karena luka bakar parah (baca: Jadi Korban Kebakaran, Sopir Truk Tangki Pertamina Meninggal).
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Dennis Arya Putra, menerangkan Hadi diduga penjaga gudang di cucian mobil tersebut.
"Iya, benar kami dapat informasi ada korban lainnya meninggal dunia," singkatnya.
Kebakaran
BBM Ilegal
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
