Jembatan Gantung Nyaris Putus, Enam Gazebo Hanyut Diterjang Banjir
M. Riski Andresa
Lampung utara
RILISID, Lampung utara — Hujan deras disertai angin kencang, membuat jembatan gantung yang menghubungkan Desa Priangan Baru, Kecamatan Abung Tengah dengan Desa Pekurun Utara, Kecamatan Tanjungraja, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), nyaris terputus.
Hal tersebut dikarenakan, akibat meluapnya aliran Sungai Way Arum, Jum'at (24/3/2023) dini hari.
Sulaimi (45) warga sekitar mengatakan, jembatan tersebut merupakan akses warga untuk mengeluarkan hasil panen dari kebun dan juga akses menuju ke Sekolah.
Akibat putusnya jembatan tersebut, kini aktivitas masyarakat menjadi terhambat.
"Iya Mas hujan, semalam deres banget. Jembatan gantung sama sawah ikut terkena banjir," ujarnya.
Masyarakat berharap kepada Pemerintah Daerah untuk segera memperbaiki jembatan tersebut.
"Kalau bisa secepatnya diperbaiki, agar warga bisa beraktifitas lagi, " harapnya.
Sementara itu Camat Abung Tengah Kasim membenarkan terkait bencana alam tersebut. Menurutnya hujan deras membuat pondasi jembatan gantung terbelah dan nyaris putus. Sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kasim menambahkan, banjir dari luapan Sungai Way Arum merendam kurang lebih satu hektare persawahan milik warga setempat. Tak hanya itu, banjir juga menghanyutkan enam gazebo di Wisata Green Bambo.
"Untuk sementara warga harus putar arah hingga puluhan kilometer untuk melakukan aktivitas seperti biasanya," ujar Camat.
Banjir
bencana alam
hujan deras
jembatan putus
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
